Senin, 06 April 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, Nasabah Kini Dapat Manfaatkan Layanan E-Channel BNI

BNI
Sumber Gambar: Google.com

Terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang semakin tinggi di Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kini terus memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. Ini yang memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan.

Dilansir dari laman Katadata, Nasabah masih bisa melakukan transaksi ataupun berinteraksi dengan Petugas BNI saat ini akibat Virus Corona (Covid-19).

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh himbauan pemerintah terkait work from home. Layanan BNI Call 1500046 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

Tak hanya itu saja, Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan e-channel BNI seperti Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Namun, jika nasabah tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI.

Menyiapkan hand sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti teller dan customer service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana, Corporate Secretary BNI.

Sumber: Katadata.co.id

Dua Mafia Pembobol Bank Tertangkap, Kerugian Bank BCA Mencapai Rp 22 Miliar


Polisi Ringkus Dua Sindikat Mafia Perbankan, Kerugian Capai Rp 22 M
Sumber Gambar: Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memimpin rilis kasus mafia perbankan, Jumat (6/3) (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

Dua kelompok kejahatan pembobolan rekening nasabah Bank BCA kini akhirnya ditangkap Subdit IV Kejatahan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada awal bulan Maret 2020.

“Dari keseluruhannya, kerugian Bank BCA sekitar Rp 22 miliar,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/3).

Dilansir dari laman Jawapos, dua kelompok ini bekerja dengan membagi tugas mereka. Kelompok pertama melakukan pembobolan Bank BCA melalui Virtual Account, sementara untuk kelompok kedua melakukan pembobolan kartu kredit.

“Para pelaku memanfaatkan sistem BCA yang sedang perbaikan dengan top up ke virtual account menggunakan mobile banking dimana saldo tersangka tidak berkurang dan melakukan top up berkali-kali,” imbuhnya.

Sedangkan pada kasus sindikat pembobol kartu kredit polisi mengamankan 7 orang tersangka. Yakni Yopi Altobeli, 24; Altarik Suhendra, 23; Remondo, 24; Eldin Agus Tryanzah, 22; Sultoni Billah Rizky, 20; Helmi alias Dangko, 56 dan Deah Anggraini, 22.

Aksi mereka diketahui dengan cara melakukan transaksi di toko belanja online menggunakan kartu kredit korbannya. Mereka mendapat kode Once Time Password (OTP) dengan cara menghubungi pemilik kartu kredit Bank BCA korban.

Para tersangka akan berpura-pura sebagai petugas bank. Kemudian menanyakan apakah korban melakukan belanja online.

“Ketika korban menjawab tidak, pelaku membatalkan transaksi dan menanyakan kode OTP,” ucap Nana.

Kode OTP itu kemudian digunakan oleh sindikat sebagai kode konfirmasi belanjaan mereka. Akibatnya, kartu kredit Bank BCA korban pun terkuras hingga limit transaksi maksimal.

“Tersangka Yopi kita lakukan tindakan tegas dan terukur dan meninggal dunia karena melawan saat penangkapan,” pungkas Nana.

Akibat perbuatannya, sindikat pertama dijerat dengan Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 85 Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2011 Tentang transfer dana dan atau Pasal 3, 4, 5 Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sesangkan sindikat kedua dijerat Pasal 30 Juncto Pasal 46 dan atau Pasal 35 Juncto Pasal 51 Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.

Sumber: Pojoksatu.id

Polda Metro Jaya Tangkap 12 Komplotan Spesialis Pembobol Bank, Satu Diantaranya Tewas

Rilis kasus pembobolan kartu kredit
Sumber Gambar: Kumparan.com | Konferensi pers kasus pembobolan kartu kredit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/3). 

Subdit IV Jatanras Polda Metro Jaya kali ini berhasil menangkap bandit spesialis pembobol Bank BCA Ilham Bintang. Di mana 12 komplotan ini berhasil ditangkap di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Dilansir dari laman Rakyat Merdeka News, dari 12 pelaku yang diamankan, salah satu pelaku bernama Yopi (24) terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena Yopi melawan petugas dengan senjata api jenis revolvernya.

“Adu tembak dengan petugas sempat terjadi hingga akhirnya Yopi tewas tertembak,” tutur Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

Aksi pembobolan rekening Bank BCA milik Ilham Bintang ini terbagi menjadi tiga kelompok. Di mana modus para pelaku ini menggunakan virtual account untuk membobol kartu kredit nasabah BCA. Pelaku yang diamankan diantaranya bernama Altarik (26), Remondo (25), Eldin Agus (23), Sultoni (22), Helmi (57), Suhendra (26) dan Deah Anggraini (22), Yopi (24), Frandika (29), Geri (23) dan Helyem (33), dan Pegik (27).

“Para pelaku ini memanfaatkan sistem BCA yang sedang maintenance atau upgrade, dengan cara melakukan transaksi top up ke virtual account menggunakan M-Banking,” kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (6/4).

Bahkan fakta yang mengejutkan adalah, para pelaku ini telah beraksi sejak tahun 2015. Tak tanggung- tanggung, hasil kejahatan yang mereka raup dari tindak kejahatan itu mencapai Rp 22 Miliar.

“Total kerugian pihak BCA mencapai Rp 22 Miliar. Mereka ini adalah juga mafia perbankan,” kata Nana.

Akibat perbuatannya para pelaku pembobol rekening BCA ini kemudian dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, Pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang transfer dana, UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), UU Perbankan, dan UU ITE dengan ancaman hukumannya hingga 20 tahun penjara.

Sumber: Rakyatmerdekanews.com

BNI Ambon Terus Pastikan Uang Nasabah Aman

Image result for Animo Masyarakat Gunakan Layanan Transaksi Digital BNI di Ambon Sangat Tinggi
Google.com

Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang BNI Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman. Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan.

Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019.  

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNI Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. 

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di BNI Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber: Viva.co.id

Polda Maluku Berhasil Laksakanan MOU Bersama BNI Ambon

Image result for BNI Cabang Ambon Berhasil Melaksanakan MOU Bersama Polda Maluku
Google.com | Tribratanews - Polri

Penandatanganan MOU telah berhasil dilakukan antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8/2017).

Melansir dari laman tibratanews.polri, pelaksanaan penandatanganan tersebut dilakukan oleh Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara. Yang saat itu juga didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar).

Sedangkan dari pihak BNI Ambon dilakukan oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. Sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya.

Maka dari itu, untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri. Hal ini akan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. Salah satunya adalah BNI Ambon.

Dengan dilaksanakannya MOU ini, Kapolda mengharapkan jika PT. Bank BNI yaitu BNI Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku.

Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya.

Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya.

Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.

Pasien Terus Betambah, 50 Tenaga Kesehatan Dikirim Ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Image
Sumber Gambar: Akurat.co

Guna membantu pelayanan pasien terpapar Covid-19, sebanyak 50 orang tenaga kesehatan kembali diturunkan untuk Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

"Ada 50 tenaga kesehatan Polri yang membantu pelayanan RS Darurat Wisma Atlet. Mereka terdiri dari dokter paru, dokter umum dan paramedis," kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Brigjen Pol Musyafak kepada media, di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Dilansir dari laman Akurat, hal ini dikarenakan banyaknya pasien yang terus bertambah.

"Awalnya kan kami kirim 30 tenaga medis ke RSD Wisma Atlet. Sekarang ditambah lagi jadi 50 (orang)," paparnya.

Dari 50 tenaga medis tersebut, ada beberapa polwan yang dikerahkan untuk menangani pasien. Di mana mereka semua mengabdikan diri dalam Satgas Kemanusiaan sejak 22 Maret hingga 22 April 2020 untuk memberikan pelayanan dan penanganan terhadap pasien.

Bersama dengan tenaga medis dari TNI dan institusi Lain, para polwan tersebut bekerja dalam 3 shift dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) selama 8 jam.

Sumber: Akurat.co

Polda Jabar Minta Anggotanya Tidak Mudik Ditengah Wabah Corona

Image
Sumber gambar: Suasana sepi dari penumpang maupun bus yang berhenti di Terminal Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2020). Imbas dari wabah virus corona ini membuat terminal Kalideres sepinya penumpang karena banyak warga yang takut akan penyebaran virus melalui kerumuhan orang. Terlebih, imbauan pemerintah bagi masyarakat agar tak mudik dan adanya sejumlah kota dan kabupaten yang telah menerapkan karantina wilayah untuk memutus penyebaran virus corona. | AKURAT.CO/Sopian

Adanya wabah Virus Corona membuat masyarakat dilarang sementara untuk berpergian ke luar daerah atau mudik. Begitu pula dengan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang telah memerintahkan kepada para anggotanya dan ASN Polri beserta para keluarganya untuk tidak mudik.

"Kapolda Jabar telah memerintahkan kepada seluruh personel di jajaran Polda Jabar serta mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker walaupun tidak dalam keadaan sakit, untuk mencegah dan memutus penyebaran COVID-19," Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (6/4/2020).

Selain itu, kebijakan tersebut dilakukan para anggotanya sebagai contoh untuk mengajak masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya agar tidak bepergian ke luar daerah atau Mudik.

"Menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi (pembatasan fisik), membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan dan menerapkan perilaku hidup bersih," katanya.

Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memerintahkan kepada setiap anggota agar menggunakan masker meskipun dalam keadaan sehat karena itu merupaka anjuran Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dalam rangka memutus penyebaran virus corona.

Sumber: Akurat.co

Akibat Wabah Corona, Pendapatan Foxconn Turun Hingga 7,7 Persen

Foxconn ready to move production out of China if necessary ...
Sumber Gambar: Google.com

Akibat wabah Virus Corona, Foxconn yang dikenal sebagai pemasok utama produk Apple Inc kini diketahui mengalami penurunan sebesar 7,7 persen pada bulan Maret.

Pendapatan dari vendor elektronik terbesar di dunia itu 347,7 miliar dolar Taiwan atau sekitar 11,51 miliar dolar Amerika pada Maret, turun dari 376,6 miliar dolar Taiwan dari tahun sebelumnya. Lebih lengkapnya, perusahaan mengungkapkan bahwa penghasilan dari bulan Januari hingga Maret hanya mencapai 929,7 miliar dolar Taiwan, turun 12,0 persen dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya juga pada bulan lalu, Foxconn yelah melaporkan Penurunan laba 23,7 persen dalam tiga bulan terakhir 2019 karena adanya dampak pandemi Virus Corona yang berdampak pada permintaan dari pelanggan utama mereka.

Semua keterangan terkait keuntungan tersebut disampaikan Foxconn ke pengajuan bursa Saham negara Taiwan pada hari ini.

Sumber: Akurat.co

25 Pemain Timnas China Dinyatakan Negatif Corona Usai Kembali Dari Dubai

Image
Sumber Gambar: Google.com

Setelah pulang dari Dubai, Uni Emirat Arab bulan lalu, kini Pemain Tim Nasional China yang telah menjalani masa karantina diperbolehkan untuk kembali ke klub masing-masing.

Dilansir dari laman Akurat, sebanyak 25 pemain Timnas China yang sebelumnya dikarantina selama 14 hari itu dinyatakan negatif virus Corona.

“Tim kami telah melakukan tes Covid-19 tepat saat tiba di Sanya, dan semuanya negatif. Kami melakukan uji virus corona lagi pada Minggu lalu sebelum akhir karantina 14 hari yang menunjukkan hasil serupa,” kata Timnas China dalam keterangan di media sosial mereka.

Kabar ini menjadi signifikan karena China adalah negara di mana pandemik virus corona bermula. Muncul di Wuhan sejak akhir tahun lalu, wabah tersebut kini telah melanda seluruh planet bumi sekaligus menginfeksi hampir 1,3 juta orang di dunia dan menewaskan nyaris 70 ribu nyawa.

Sebelumnya juga China telah menunda seluruh kompetisi sepakbola domestik mereka sejak Januari dan melarang orang asing masuk ke negara mereka sejak Maret lalu. Sebagian tim Liga Super China telah memulai latihan pra musim secara tertutup namun tak melakukan perekrutan pemain asing.

Sumber: Akurat.co

Jumat, 03 April 2020

Bank BNI Akan Terus Memaksimalkan Pelayanannya di Tengah Wabah Virus Corona

Call Center 24 Jam BNI 1500046 – INFOPERBANKAN.COM
Sumber Gambar: Google.com

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. Langkah ini memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan. Dengan bantuan gadget dan koneksi internet, nasabah tetap dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank, dalam hal ini petugas BNI Contact Center, tanpa perlu keluar dari rumah.

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh imbauan pemerintah terkait Work From Home. Layanan BNI Call 1500046 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17 Maret 2020).

Dikarenakan pemerintah telah mengimbau perusahaan di daerah dengan risiko tinggi penularan Virus Corona (Covid-19) untuk menjalankan Sistem Work From Home, sebagai upaya menekan penyebaran virus mematikan tersebut.

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan Preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan Virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.

Sumber: Akurat.co

Kamis, 02 April 2020

Bank BNI Pastikan Layanan Untuk Nasabah Tetap Berjalan di Tengah Wabah Corona

Solusi Kartu ATM BNI Rusak atau Hilang - eMingko Blog
Sumber Gambar: Google.com

Di tengah situasi wabah virus corona saat ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memastikan layanan perbankan tetap berjalan

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda memastikan, nasabah tetap dapat melakukan transaksi meski saat ini banyak yang harus bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Rahmat mengatakan, BNI tetap memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. 

Menurutnya, BNI Call 1500046 tetap memberikan pelayanan penuh untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.  

“Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat.

Menurutnya, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Namun apabila nasabah tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, maka masyarakat tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI telah menerapkan protokol pengamanan corona.  

Protokol tersebut antara lain protokol tindakan Preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI.  Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan disinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Corporate Secretary BNI Meiliana.

Sumber: kumparan.com

Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap Dua Komplotan Pembobol Bank BCA

Sudah Bobol Bank BCA Selama Lima Tahun – SUMEKS.CO
Sumber Gambar: Google.com

Subdit IV Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap dua komplotan pembobol bank BCA. Sepuluh tersangka yang mengeruk uang hingga puluhan miliar tersebut dibui.

"Dari keseluruhannya, kerugian bank BCA sekitar Rp22 miliar," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2020.

Dua kelompok pembobolan dana bank BCA itu menggunakan dua modus. Kelompok pertama membobol BCA dengan memanfaatkan akun virtual (virtual account). Polisi mengamankan tiga tersangka yakni Frandika, 28; Geri, 22; dan Helyem Betika, 32.

Pelaku memanfaatkan sistem bank BCA yang sedang perbaikan dengan top up ke virtual account menggunakan mobile banking. Saldo tersangka tidak berkurang walau sudah top up berkali-kali.

Ketiganya dijerat Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 85 Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau Pasal 3, 4, 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kuras kartu kredit

Kelompok kedua memakai modus pembobolan kartu kredit bank BCA. Polisi mengamankan tujuh tersangka, yakni Yopi Altobeli, 24; Altarik Suhendra, 23; Remondo, 24; Eldin Agus Tryanzah, 22; Sultoni Billah Rizky, 20; Helmi alias Dangko, 56 dan Deah Anggraini,  22.

Kelompok ini beraksi dengan belanja daring menggunakan kartu kredit bank BCA milik korban. Pelaku mengaku sebagai petugas bank dan menelepon korban dengan maksud mendapatkan kode one time password (OTP).

"Dia menelepon korban. Bertanya, 'apakah melakukan belanja lewat online'. Ketika korban menjawab tidak, pelaku membatalkan transaksi dan menanyakan kode OTP," ujar Nana.

Para pelaku mulai beraksi setelah mendapatkan kode OTP. Mereka menguras limit kartu kredit korban tersebut.

Ketujuh tersangka ditangkap awal Maret 2020 di Tulung Selapan, Palembang, Sumatra Selatan. Penangkapan ketujuh pelaku itu, kata Nana, bekerja sama dengan Polda Sumatra Selatan.

Sejumlah barang bukti yang disita dari tujuh tersangka di antaranya, dua senjata api revolver beserta tiga butir peluru kaliber 38 milimeter, lima telepon genggam, dan satu dompet. Tersangka Yopi tewas karena berusaha melawan saat penangkapan.

Kelompok kedua dijerat Pasal 30 Jo Pasal 46 dan atau Pasal 35 Jo Pasal 51 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara.

Sumber: m.medcom.id

Tiga Pelaku Pembobolan Bank BCA Berhasil Ditangkap

12 Mafia Pembobol Bank BCA Rp 22 Miliar Hanya Lulusan SD dan SMP ...
Sumber: Google.com

Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkap tiga pelaku pembobolan Bank BCA yakni Frandika 28 tahun, Geri (22) dan Heylem Betika (32). Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengatakan tersangka meraup Rp 63 juta dari aksinya.

"Modus yang digunakan adalah pelaku memanfaatkan sistem Bank BCA yang sedang maintenance. Kemudian mereka melakukan transaksi top up dengan virtual account melalui M-banking," kata Nana Sudjana saat konferensi pers di kantornya pada Jumat, 3 Maret 2020.

Nana menjelaskan, pelaku melakukan top up dengan virtual account bank BCA yang sudah disiapkan. Transaksi top up tersebut dilakukan secara berkali-kali, sementara saldo rekening tersangka tidak berkurang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan bahwa transaksi top up tersebut dapat berupa pengisian pulsa atau layanan keuangan digital seperti OVO. Transaksi dilaksanakan dalam waktu tertentu, ujar dia, contohnya seperti saat bank BCA sedang melakukan pemeliharaan sistem.

"Misal dia mengisi OVO Rp 500 ribu, uang di rekeningnya tidak hilang, yang hilang uang bank," kata Yusri.

Komplotan ini telah beraksi sejak tahun 2015. Uang hasil pembobolan bank disebut polisi untuk membeli sepeda motor atau mobil. Para tersangka dijerat dengan Pasal 362 dan atau Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan atau Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2011 Tentang
Transfer Dana dan atau Pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Mereka terancam dhukum selama 20 tahun kurungan penjara.

Sumber: metro.tempo.co

MASYARAKAT AMBON MASIH BISA MELAKUKAN TRANSAKSI DI BNI

Image result for bni ambon
Sumber Gambar: Google.com

Berita kali ini datang dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang mengatakan bahwa para nasabah BNI Ambon tidak perlu khawatir. Dana nasabah yang berada di BNI Ambon masih tetap aman.

Melansir dari laman Sindonews, masyarakat masih bisa melakukan transaksi di BNI Ambon. Bahkan menurut Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan, peristiwa yang terjadi itu tidaklah berpengaruh terhadap dana nasabah BNI Ambon.

Dan tentunya, dikatakan Putrama, para nasabah BNI Ambon masih bisa melakukan transaksi di seluruh outlet BNI Ambon dan termasuk mesin ATM selama 24 jam dalam 7 hari.

Salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh Outlet yang berada dibawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon yang cukup tinggi.

Data per September 2019 menunjukkan bahwa DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06% secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI. Tak hanya itu, DPK BNI tersebut sebagian besar karena ditopang oleh pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat bahwa di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99% dan 27,96% secara year on year (YoY).

Tidak hanya meningkatkan pelayanan perbankan. BNI Ambon juga hadir dengan beragam dukungan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Dukungan tersebut antara lain adalah Desa Wai, Desa Liang, Kabupaten Seram Bagian Barat, BNI Ambon menyalurkan bantuan bagi Korban gempa berupa Sembilan bahan makanan pokok (Sembako) dan perlengkapan kedaruratan (seperti selimut hingga makanan bayi).

Hal yang sama dilakukan BNI Ambon di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Di sini BNI Ambon menyalurkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang kurang beruntung bekerjasama dengan Kodam. Tidak tertinggal di bidang pendidikan, BNI Ambon juga menyalurkan bantuan renovasi untuk taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar Rutong di Kota Ambon.

BNI AMBON BAGIKAN HADIAH KEPADA NASABAHNYA LEWAT PROGRAM 'REJEKI BNI TAPLUS

Hasil gambar untuk bni ambon bagi-bagi hadiah"
Sumber Gambar: Google.com
Banyaknya program yang dikeluarkan oleh PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk. membuat nasabahnya bahagia. Salah satunya program 'Rejeki BNI Taplus' yang diberikan oleh BNI Ambon kepada para nasabahnya itu.

"Peluncuran program Rejeki BNI Taplus ini adalah bentuk apresiasi kepada para nasabah yang selama ini menggunakan jasa perbankan milik BNI Ambon untuk menyimpan dana pribadi," ujar Pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon, Dionne Limmon di Ambon, Minggu (25/9).

Bahkan berkat diadakannya program ini, Dionne mengatakan banyak yang kemudian mengkuti program BNI Ambon

"Program BNI Taplus telah berlangsung sejak tanggal 1 Oktober 2015 sampai 31 Maret 2016, dan memiliki dua skim yaitu pertama, program undian dengan kategori; periode bulanan dengan hadiah 300 vespa primavera 3V ie, periode triwulan dengan hadiah 15 Honda HR-V 1,5L S periode Grand Prize dengan hadiah Mercedes Benz C250 AMG," lanjutnya.

Dan adapun pemenang yang kemudian mendapatkan satu unit mobil honda HR-V adalah nasabah  BNI Ambon atas nama Allan Lohy. Ada pula salah satu nasabah, Charies Edison Khomaro yang mendapatkan satu unit vespa prímavera pada jumat (23/9) kemarin tandasnya.

"Program ini sedang berjalan dan sudah mulai dimulai 1 Mei hingga akhir Desember mendatang" katakan  Dione yang juga mantan pimpinan BNI Cabang Sorong Provinsi Papua.

Sebelumnya, di Ambon, Jumat (23/9) kemarin, BNI Ambon memberikan hadiah untuk 2 pemenang, di kantor  BNI Ambon

Program para pemenang Rejeki BNI Taplus mengungkapkan kegembiraan dan terima kasih kepada BNI Ambon yang merupakan salah satu perusahaan milik negara yang tidak hanya terkait dengan uang tetapi juga menyangkut kesejahteraan para pelanggannya.

Sumber: malukupost.com

Yonif Raider 600 Jaga Ketat Pelabuhan Nunukan Guna Pencegahan Covid-19

Image
Sumber: Google.com


Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 600/Mdg kini terus memperketat pemeriksaan pintu masuk Pelabuhan di wilayah Kalimantan Utara. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Bersama unsur Forkopimda, Satgas bersinergi melakukan pemeriksaan kepada setiap orang yang keluar masuk Pelabuhan,” ungkap Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 600/Mdg, Letkol Inf Ronald Wahyudi seperti yang dilansir dari laman AKURAT.CO, Jakarta, Kamis (2/4/2020) malam.

Penutupan dan pencegahan sebaran Covid -19 di pintu masuk Pelabuhan ini dilaksanakan Satgas pada Selasa (31/3/2020). Dimana dalam pemeriksaan itu, Ronald mengatakan bahwa personelnya dilengkapi alat untuk mendeteksi suhu tubuh setiap penumpang yang hendak masuk menuju Nunukan.

“Selain alat suhu tubuh, kita juga menyemprotkan disinfektan kepada setiap penumpang untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bagi yang mau masuk wilayah Nunukan, diwajibkan mengecek suhu badannya, kemudian cuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun, serta menerapkan antri dengan menjaga jarak,” katanya.

Ronald mengimbau kepada setiap orang yang keluar masuk Pelabuhan agar mematuhi dan mentaati pemeriksaan yang dilakukan.

“Mari kita saling mendukung agar virus Covid-19 ini dapat kita cegah penyebarannya,” ujarnya.

Ronald mengharapkan, para penumpang tidak saling berdesakan jika masuk kapal. Jaga jarak dua meter dan pakailah masker.

Sumber: Akurat.co

Donald Trump Kini Akui Bahayanya Covid-19

Image
Sumber: Google.com

Pernyataan Presiden Amerika Serikat kini kembali menjadi perbincangan masyarakat dunia. Pasalnya baru-baru ini, Donald Trump mengatan bahwa Virus Corona (Covid-19) lebih berbahaya dari flu biasa.

Tentunya pernytaan itu sangat berbeda dengan yang ia berikan pada masa awal pandemi, di mana ia sempat meremehkan virus tersebut dan menyebutnya sebagai flu musiman. Bahkan, ia sempat menuliskan kicauan yang membandingkan kematian virus corona dengan kematian akibat flu.

"Biarkan saja, jangan lakukan apa pun, biarkan dan anggap saja itu sebagai flu biasa," kata Trump kala itu, dilansir dari laman AFP, Rabu (1/4).

Pandangan lama Trump berkaitan dengan pertimbangan perlunya melakukan social distancing dan larangan penerbangan untuk menekan penyebaran virus, di mana hal itu akan memberi pukulan pada ekonomi negara.

Sementara dalam pernyataan barunya yang kini berubah, Trump mengungkapkan bahwa salah satu temannya dalam keadaan koma akibat virus corona.

Bahaya virus corona diperkuat dengan pernyataan Anthony Fauci selaku Direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular. Ia menyebut virus corona 10 kali lebih banyak dari flu biasa.

Pada hari Selasa (31/3), Trump mengatakan bahwa diperkirakan ada 2,2 juta warga AS yang tewas akibat virus corona bila social distancing tidak diterapkan.

"Jika kita tidak melakukan apa-apa, jika kita hanya melanjutkan kehidupan kita, Anda akan melihat orang-orang sekarat di pesawat, Anda akan melihat orang-orang sekarat di lobi-lobi hotel. Anda akan melihat kematian di penjuru," ujarnya.

Saat ini AS menjadi negara dengan jumlah kasus tertinggi, melebihi China dan Italia, dengan 188.578 kasus dan 3.890 kematian. Meski angka kasusnya lebih tinggi, angka kematian di AS masih jauh lebih rendah dibandingkan China dan Italia.

Sumber: Akurat.co

Sulawesi Tengah Alami Penurunan Jumlah ODP Covid-19

Dua ODP Rapid Test Positif Diisolasi Orang Dalam Kontak Tracking ...
Sumber: Google.com

Penurunan Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona atau Covid-19 kini terjadi di Sulawesi Tengah. Hal ini diumumkan langsung oleh Juru Bicara Pusdatina Covid-19 Sulawesi Tengah, Moh Haris Karimin.

Dilansir dari laman Akurat, jumlah penurunan ini terjadi hingga Kamis (2/4/2020) petang yang menurun dibanding tiga hari sebelumnya. Bahkan hingga pukul18.00 Wita, jumlah ODP di Sulteng tersisa 109 orang dari sehari sebelumnya 121 orang.

Data Pusdatina juga menyebutkan bahwa penurunan jumlah ODP tersebut karena terdapat 22 orang selesai masa ODP-nya atau dinyatakan negatif, namun dihari yang sama terdapat 10 kasus baru. Lonjakan drastis ODP Covid-19 ini terjadi pada 30 Maret yakni 102 kasus dari sehari sebelumnya hanya 59 ODP. Lonjakan ini terjadi antara lain di Kabupaten Parigi Moutong dari delapan orang menjadi 41 orang.

Sementara itu kata Haris, jumlah PDP cenderung stagnan meski mengalami peningkatan namun relatif sangat sedikit. Hingga Kamis petang, jumlah PDP sebanyak 27 orang dari sebelumnya 26 orang. Namun dibanding tiga hari sebelumnya, jumlah tersebut justru sudah turun dari 29 PDP.

"Dari total PDP itu ada 17 orang yang menjalani isolasi mandiri," katanya di Palu, Sulteng, Kamis (2/4/2020).

Menurutnya juga, bagi PDP yang menjadi isolasi mandiri harus mengikuti SOP protokol Kemenkes RI, yakni makan, buang air kecil, buang air besar dan mandi semuanya dilakukan di kamar.

Terkait kasus positif Covid-19, hingga Kamis malam hanya terdapat dua kasus dan menjalani perawatan di RSUD Undata Palu.

Sumber: Akurat.co