Kamis, 02 April 2020

Donald Trump Kini Akui Bahayanya Covid-19

Image
Sumber: Google.com

Pernyataan Presiden Amerika Serikat kini kembali menjadi perbincangan masyarakat dunia. Pasalnya baru-baru ini, Donald Trump mengatan bahwa Virus Corona (Covid-19) lebih berbahaya dari flu biasa.

Tentunya pernytaan itu sangat berbeda dengan yang ia berikan pada masa awal pandemi, di mana ia sempat meremehkan virus tersebut dan menyebutnya sebagai flu musiman. Bahkan, ia sempat menuliskan kicauan yang membandingkan kematian virus corona dengan kematian akibat flu.

"Biarkan saja, jangan lakukan apa pun, biarkan dan anggap saja itu sebagai flu biasa," kata Trump kala itu, dilansir dari laman AFP, Rabu (1/4).

Pandangan lama Trump berkaitan dengan pertimbangan perlunya melakukan social distancing dan larangan penerbangan untuk menekan penyebaran virus, di mana hal itu akan memberi pukulan pada ekonomi negara.

Sementara dalam pernyataan barunya yang kini berubah, Trump mengungkapkan bahwa salah satu temannya dalam keadaan koma akibat virus corona.

Bahaya virus corona diperkuat dengan pernyataan Anthony Fauci selaku Direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular. Ia menyebut virus corona 10 kali lebih banyak dari flu biasa.

Pada hari Selasa (31/3), Trump mengatakan bahwa diperkirakan ada 2,2 juta warga AS yang tewas akibat virus corona bila social distancing tidak diterapkan.

"Jika kita tidak melakukan apa-apa, jika kita hanya melanjutkan kehidupan kita, Anda akan melihat orang-orang sekarat di pesawat, Anda akan melihat orang-orang sekarat di lobi-lobi hotel. Anda akan melihat kematian di penjuru," ujarnya.

Saat ini AS menjadi negara dengan jumlah kasus tertinggi, melebihi China dan Italia, dengan 188.578 kasus dan 3.890 kematian. Meski angka kasusnya lebih tinggi, angka kematian di AS masih jauh lebih rendah dibandingkan China dan Italia.

Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar